Puisi Pilihan 5. Dengan Rebab

Dengan Rebab(kepada seniman pura-pura) A.A. Navis Dalam gegap gempita hari pasar kau gesek tali tegar rebabmu mendayu menusuk segala pikuk kau jelajah sampai yang tersuruk senandung puja-puji mengiringi lagu — rebabku indah suaranya merdu — Andaikata lengking senandung rebabmu meninggi sampai orang kecut merasa nyeri terseok lagi agar tak tuli. Ketika berteriak seorang anak —…

Puisi Wajib

Bila Kabut Berserakan A.A. Navis Akhirnya berserakan juga kabut yang menyungkup yang bertumpuk tertahan di ujung gunung berserakkan dihembus angin balau itu. Dan teranglah lagi siang yang lama gelap serta mentari mengering lumpur jadi debu. Kiranya mentari memberi tanda pada bayangan yang disangsikan — hari sudah tinggi — Biarlah…. Tertegak di persimpangan yang lama membimbang…

Puisi Pilihan 2. Ibu

IbuBuat Ibu yang meninggal 2 Agustus 1952 A.A. Navis Aku tahu, Ibu selagi kau telentang tak bergerak karena sakitmu lapar karena patah seleramu sakit dadamu setiap menelan menambah aus daya tahanmu. Aku tahu, Ibu pada matamu menyinar tawakal dan kasih yang berlimpahan pada kami supaya anak-anakmu jangan berduka karena sakitmu. Tidak, Ibu, tangan kasihmu telah…

Puisi Pilihan 3. Sandiwara Kampungku

Sandiwara Kampungku(Kepada anggota DPR Sumatera Tengah) A.A. Navis Setelah lampu ruangan padam layar dan tirai pun terbuka musik pengiring nyaring bergema gegap gempita suara seragam. Berkat pengantar pembawa acara penonton berkarcis jiwa raga duduk tertib lela bersandar menanti acara yang dijanji benar. Lama kata pengantar selesai sudah sambil menunggu waktu berlalu alunan musik telah ulang…

Lomba Membaca Puisi A.A. Navis untuk Siswa SMP/Sederajat Se-Provinsi Jambi

Syarat dan KetentuanA. Ketentuan Umum Lomba terbuka bagi siswa SMP/sederajat se-Provinsi Jambi. Lomba bertemakan “Peringatan 100 Tahun A.A. Navis”. Peserta merupakan siswa aktif yang dibuktikan dengan melampirkan surat keterangan dari sekolah pada saat pengiriman karya. Peserta mengirimkan video melalui tautan yang disediakan. Peserta membacakan satu puisi wajib dan satu puisi pilihan. Penilaian dewan juri mutlak…

Puisi Pilihan 1. Kenapa

Kenapa A.A. Navis Tidakkah tuan dengar segala rintih keluh kesah suara serak oleh tangis sepanjang waktu? Tidakkah tuan lihat bangkai hidup tinggal kulit pembalut tulang oleh lapar yang diderita? Dia telah jauh dilamun ombak nestapa sedang tuan bergembira di benua bahagia. Lupakah tuan sumpah dan ikrar kala jabatan mula dipangku membela, menyantun siapa derita? Lupakah…

Lomba Meresensi Buku A.A. Navis untuk Siswa SMA/Sederajat Se-Provinsi Jambi

Syarat dan KetentuanA. Ketentuan Umum Peserta memilih judul buku yang akan diresensi melalui tautan yang disediakan panitia. Peserta hanya mengirimkan satu naskah resensi buku. Peserta melampirkan pindaian kartu pelajar atau surat keterangan dari sekolah pada saat pengiriman naskah resensi. Penilaian dewan juri mutlak dan tidak dapat diganggu gugat. Peserta mematuhi semua ketentuan yang telah ditetapkan.…

Lomba Meresensi Buku A.A. Navis Tingkat Mahasiswa dan Umum Se-Provinsi Jambi

Syarat dan KetentuanA. Ketentuan Umum  Peserta memilih judul buku yang akan diresensi melalui tautan yang disediakan panitia. Peserta hanya mengirimkan satu naskah resensi buku. Peserta melampirkan pindaian kartu mahasiswa atau kartu identitas pada saat pengiriman naskah resensi. Penilaian dewan juri mutlak dan tidak dapat diganggu gugat. Peserta mematuhi semua ketentuan yang telah ditetapkan. B. Ketentuan…