Mhd. Zaki, S.Sos., M.H.
Kepala Balai Bahasa Provinsi Jambi
Instagram

Tentang

Mhd. Zaki, lahir di Sebukar, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Ia menamatkan pendidikan Strata Satunya (S-1) Jurusan Ilmu Administrasi Negara pada Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik Imam Bonjol Padang pada tahun 2005. Gelar Magister Hukum diperolehnya dari Program Studi Magister Ilmu Hukum Universitas Jambi, pada tahun 2011. Judul tesisnya untuk meraih gelar Magister Hukum tersebut berjudul Kewenangan Lembaga Bahasa Dalam Menerbitkan Sertifikat Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia Dalam Perspektif Peraturan Perundang-Undangan.

Perjalanan karier, Mhd. Zaki mengawali kariernya sebagai pegawai di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) pada tahun 2006, yaitu saat ia diterima sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil di Balai Bahasa Provinsi Jambi (dulu Kantor Bahasa Provinsi Jambi), salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) Kemendikdasmen. Saat itu ia ditugasi oleh Kepala Kantor Bahasa Provinsi Jambi di bagian tata usaha tepatnya dibagian kepegawaian. Seiring berjalannya waktu, dipercaya untuk menangani berbagai tugas penting, antara lain pengelolaan persediaan dan BMN, pengelolaan laman resmi, serta pelaporan kelembagaan. Selain tugas jabatan, ia juga ditunjuk sebagai Koordinator Tata Usaha. Pada tahun 2023, ia diberi amanah sebagai Pelaksana Tugas Kepala Kantor Bahasa Provinsi Jambi. Seluruh pengalaman tersebut menjadi fondasi yang kokoh dalam membentuk kapasitas administrasi dan manajerialnya, sekaligus menjadi titian menuju jenjang kepemimpinan di lingkungan Balai Bahasa.

Selain berkarier di pemerintahan, Mhd. Zaki juga pernah menjadi tenaga pengajar di salah satu perguruan tinggi swasta di Provinsi Jambi. Di luar pemerintahan ia adalah seorang blogger, aktif dalam forum komunitas penulis Jambi Pelanta dan telah menghasilkan sejumlah tulisan yang dipublikasikan di berbagai media massa dan diarsipkan di blog pribadi di alamat: https://sisilainzaki.blogspot.com. Beberapa tulisannya antara lain:

  1. Menunggu Yudicial Review Undang-Undang Nomor 28 Tentang Pembentukan Kota Sungaipenuh
  2. Mengenalkan Tradisi di Ajang Bergengsi
  3. Lemahnya Manajemen Konflik
  4. Sengketa Aset di Daerah Pemekaran
  5. Etika dan Moral Pejabat Publik
  6. Mantan Napi Jadi Pejabat!
  7. Inefisiensi Anggaran di Akhir Tahun
  8. Di Balik Malam Keagungan Melayu Jambi
  9. Sumpah Pemuda dan Nasib UU Kebahasaan Kita.

Selain menulis artikel, ia juga tertarik di dunia sastra dengan menulis cerpen dan puisi. Salah satu karyanya dimuat di harian nasional Jawa Pos. Aktivitas menulis ini sebagai bentuk kepeduliannya terhadap isu-isu sosial, budaya, dan tata kelola pemerintahan, sekaligus sebagai upaya mengembangkan literasi di Jambi. Tidak hanya itu, ia juga menginisiasi dan mengelola komunitas literasi Trah Literasi yang ada di wilayah Muarojambi. Melalui komunitas tersebut, ia berkomitmen untuk menumbuhkan budaya membaca, menulis, di kalangan masyarakat, sehingga literasi dapat menjadi bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia di daerah.

Karier struktural, pada September 2023 menerima amanah sebagai Kepala Subbagian Umum di Balai Bahasa Provinsi Aceh, kemudian pada 2025 masih di jabatan yang sama dirotasi ke Balai Bahasa Provinsi Sumatera Barat. Selanjutnya pada 6 April 2026 diberi amanah menjadi Kepala Balai Bahasa Provinsi Jambi oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah untuk melaksanakan tugas pembinaan, pengembangan, dan pelindungan bahasa dan sastra di Provinsi Jambi. Dalam menjalankan amanah tersebut, ada empat program prioritas yang akan dilaksanakan yakni: (1) Literasi kebahasaan dan kesastraan, (2) Pemartabataan Bahasa Indonesia (3) Pelindungan bahasa dan sastra daerah, serta (3) Internasionalisasi bahasa Indonesia.